Perhatian terhadap nasib para pekerja kembali menjadi sorotan publik setelah kalangan pengamat hukum memberikan tanggapan positif terhadap langkah nyata pimpinan institusi kepolisian. Dukungan serta perlindungan hukum yang memadai dinilai sangat krusial agar para tenaga kerja di berbagai sektor dapat menjalankan aktivitas profesional mereka dengan rasa aman dan tenteram tanpa diliputi kekhawatiran akan hak-hak dasarnya yang terabaikan.
Sikap kepedulian tersebut mendapat sorotan luas menyusul kehadiran Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam acara peresmian Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia atau KSPSI di Surabaya, Jawa Timur. Dalam kesempatan penting tersebut, pimpinan tertinggi kepolisian tanah air ini menegaskan komitmen kuat institusinya dalam mengawal serta memperjuangkan kepentingan kaum buruh demi tercapainya taraf hidup yang jauh lebih layak.
Dosen Program Pascasarjana tersebut juga menyoroti bagaimana pimpinan kepolisian menyatakan kesiapan moral untuk terus mendampingi perjuangan para pekerja meskipun kelak masa jabatannya telah berakhir. Sikap konsisten seperti ini dipandang memberikan angin segar bagi iklim ketenagakerjaan nasional yang kerap diwarnai dinamika hubungan industrial antara pihak buruh dan korporasi perusahaan.
Edi Saputra Hasibuan menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen kepolisian dalam memberikan perlindungan hukum serta rasa aman bagi para pekerja.
“Kita mengapresiasi perhatian Kapolri terhadap perjuangan para buruh. Ini merupakan dukungan nyata kepada buruh agar mereka dapat bekerja dengan nyaman, terlindungi dan memiliki kesejahteraan yang semakin baik”
Edi Saputra Hasibuan — tribratanews.polri.go.id
Sebagai Ketua Umum Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia, Edi Saputra Hasibuan mengingatkan agar keberadaan unit khusus penanganan tenaga kerja tersebut benar-benar berfungsi secara efektif sebagai jembatan dialog. Kehadiran struktur kelembagaan itu harus mampu menghadirkan penyelesaian konkret atas setiap perselisihan yang melibatkan pekerja, perusahaan, serta instansi terkait agar tidak sekadar menjadi pajangan administratif.
Menilai keseriusan pimpinan kepolisian, Edi Saputra Hasibuan menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam mengawal kepentingan buruh secara substantif.
“Ini pernyataan yang menunjukkan bahwa Kapolri tidak ingin persoalan buruh hanya menjadi urusan administratif. Ketika hak dan kepentingan buruh membutuhkan perhatian, negara harus hadir”
Edi Saputra Hasibuan — tribratanews.polri.go.id
Kehadiran negara melalui instrumen penegak hukum yang responsif diharapkan mampu meredam potensi ketegangan sosial yang kerap muncul akibat ketidakadilan dalam hubungan industrial. Dengan adanya pengawasan ketat serta komitmen perlindungan yang konsisten, kesejahteraan buruh diharapkan tidak hanya menjadi wacana di atas kertas semata, melainkan benar-benar terwujud dalam realitas kehidupan sehari-hari kaum pekerja di seluruh penjuru tanah air.
Berbagai langkah strategis dan pernyataan komitmen yang telah disampaikan menunjukkan adanya pergeseran paradigma dalam penanganan persoalan perburuhan di Indonesia. Pengawasan yang konsisten dari masyarakat serta ketegasan aparat penegak hukum kini menjadi penentu utama agar hak-hak dasar tenaga kerja senantiasa terjaga dengan baik di masa mendatang.
Sumber rujukan: tribratanews.polri.go.id.