Bali United Menang 2-1 atas PSS Sleman, Penalti Yachida Buka Keunggulan

Teppei Yachida merayakan gol penalti di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar
Teppei Yachida merayakan gol penalti di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Sumber foto: jawapos.com.

TendaBesar.id - Gianyar - Bali United mengawali perjalanan Super League 2026/2027 dengan meraih tiga poin penuh setelah mengalahkan PSS Sleman 2-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Jumat, 4 September 2026. Gol pertama datang dari titik putih lewat penalti Teppei Yachida, diikuti oleh serangan balik Queven da Silva yang menambah keunggulan tuan rumah.

Sebelum pertandingan dimulai, seremoni pembukaan yang dihadiri perwakilan PSSI, operator kompetisi, dan sponsor resmi menandai dimulainya pekan pertama kompetisi. Suasana stadion langsung terasa hidup, dengan suporter Bali United mengisi tribun berwarna merah.

Bali United menampilkan pola permainan agresif sejak menit pertama. Kombinasi antara Tim Henri, Ricky Fajrin, Thijmen Goppel, serta kecepatan Teppei Yachida menjadi senjata utama dalam menembus pertahanan PSS Sleman yang cenderung menunggu peluang serangan balik.

Kesempatan pertama muncul pada menit ke-11 ketika Tim Henri mengirimkan umpan terobosan ke dalam kotak penalti, namun eksekusi akhir belum menghasilkan gol. Beberapa peluang serupa terus tercipta, namun penyelesaian akhir masih kurang tenang.

Pada menit ke-40, wasit Thariq Alkatiri meninjau tayangan VAR yang menampilkan Claudio Mutzi melakukan pelanggaran di dalam area. Keputusan tersebut menghasilkan penalti bagi Bali United, dan Teppei Yachida mengeksekusi tendangan dengan tenang, mengantarkan keunggulan 1-0 bagi tuan rumah.

Empat menit kemudian, Queven da Silva memanfaatkan umpan silang dari Remco Balk untuk menambah angka. Golnya memperkuat posisi Bali United di papan skor, menjadikan keunggulan menjadi 2-0 sebelum jeda babak pertama.

PSS Sleman tidak tinggal diam. Tim asuhannya beralih ke taktik serangan balik, menekan pertahanan Bali United dengan kecepatan pemain sayap. Upaya tersebut akhirnya berbuah pada menit tambahan babak pertama ketika Melvyn Lorenzen menemukan ruang di dalam kotak penalti dan menyundul bola ke gawang, menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Menjelang akhir pertandingan, Bali United kembali menegaskan kontrolnya. Meski PSS Sleman berusaha menciptakan peluang tambahan, pertahanan yang dipimpin Ricky Fajrin berhasil menahan serangan lawan.

Akhir laga berakhir dengan skor 2-1 untuk Bali United. Kemenangan ini menempatkan Serdadu Tridatu di puncak klasemen sementara dengan tiga poin, sementara PSS Sleman harus menunggu hasil laga berikutnya untuk mengamankan posisi mereka di zona aman.

Suporter Bali United memberikan sorakan meriah setelah gol penentu, menambah atmosfer stadion yang penuh energi. Penampilan para pemain, terutama Yachida yang berhasil mengeksekusi penalti penting, menjadi sorotan utama dalam laporan pasca pertandingan.

Kemenangan perdana ini memberikan dorongan moral bagi pelatih dan skuad Bali United menjelang pekan kedua kompetisi. Sementara itu, PSS Sleman harus mengevaluasi strategi serangan balik mereka agar dapat kembali meraih poin dalam pertandingan selanjutnya.

Dengan hasil ini, mata publik kini tertuju pada performa Bali United di laga berikutnya, mengingat ekspektasi tinggi dari para pendukung dan media. Pertandingan selanjutnya akan menjadi ujian konsistensi tim dalam mempertahankan keunggulan awal musim.

Bali United menutup pekan pertama Super League 2026/27 dengan catatan positif, mengamankan tiga poin penting di kandang. Sementara PSS Sleman harus bangkit dari kekalahan tipis untuk tetap bersaing di klasemen menengah. Kedua tim kini menatap agenda pertandingan selanjutnya dengan target masing-masing: Bali United mempertahankan momentum, dan PSS Sleman mencari perbaikan taktik agar dapat kembali meraih kemenangan.

Sumber rujukan: jawapos.com, www.jawapos.com, sport.detik.com, liga.id, detiksport.

Menyiapkan ruang diskusi…
Lebih baru Lebih lama

ads

News