Mohamed Salah Gagal! Trabzonspor Tersingkir dari Liga Europa

Mohamed Salah saat memperkuat Trabzonspor menghadapi Ferencváros di Liga Europa.
Mohamed Salah saat memperkuat Trabzonspor menghadapi Ferencváros di Liga Europa.. Sumber foto: netiz.id.

Langkah Trabzonspor di kompetisi Eropa musim ini harus terhenti secara prematur setelah menelan kekalahan pahit dalam pertandingan penentuan babak play-off Liga Europa 2026-2027. Klub asal Turki tersebut dipastikan tersingkir dari ajang antarklub kasta kedua di Benua Biru itu usai takluk dengan agregat telak tanpa balas dari lawannya.

Kegagalan ini terasa sangat mengecewakan mengingat skuad asuhan tersebut baru saja mendatangkan megabintang asal Mesir, Mohamed Salah, untuk memperkuat lini serang mereka. Meskipun penyerang berpengalaman itu tampil penuh dalam dua leg pertandingan, ia gagal menghindarkan tim barunya dari hasil minor di panggung Eropa.

Dalam duel leg pertama yang berlangsung di Papara Park pada 20 Agustus 2026, Trabzonspor sebenarnya berjuang keras untuk mengamankan kemenangan kandang. Namun, gawang mereka bobol lewat gol tunggal Kristoffer Zachariassen pada menit ke-17 yang membuat tim tamu unggul tipis satu gol.

Meski Mohamed Salah yang baru bergabung berusaha keras membongkar lini pertahanan lawan dan menciptakan peluang berbahaya, efektivitas permainan tim masih belum memadai. Alih-alih menyamakan kedudukan, situasi justru semakin memburuk pada pertemuan kedua di markas lawan.

Pertandingan leg kedua yang digelar di Groupama Arena, Budapest, pada 27 Agustus 2026 menjadi mimpi buruk bagi klub asal Turki tersebut. Ferencváros tampil sangat dominan dan menghancurkan pertahanan Trabzonspor dengan skor telak empat gol tanpa balas.

Situasi di lapangan semakin sulit bagi tim tamu setelah mereka harus bermain dengan sembilan orang pemain akibat dua kartu merah. Ruslan Malinovskyi diganjar kartu merah pada menit ke-13, disusul oleh Sidny Lopes Cabral yang juga harus meninggalkan lapangan pada babak kedua.

Mengenai jalannya pertandingan penentuan tersebut, Miguel Calixto selaku reporter beIN Sports memberikan pandangannya terkait jalannya laga di Budapest.

“Ferencváros memanfaatkan keunggulan jumlah pemain sejak menit ke-13 dan mengontrol penuh jalannya laga”

Miguel Calixto — netiz.id

Faktor Dominasi dan Kartu Merah

Keunggulan jumlah pemain di atas lapangan dimanfaatkan secara maksimal oleh skuad tuan rumah untuk terus menggempur lini pertahanan lawan sepanjang pertandingan. Gelombang serangan yang dibangun Ferencváros berbuah manis melalui gol-gol dari Callum O’Dowda pada menit ke-19, Marius Corbu pada menit ke-54, tendangan penalti Yusuf Bamidele pada menit ke-59, serta ditutup oleh aksi Krisztián Lisztes di menit ke-80.

Mengenai jalannya pertandingan penentuan tersebut, Miguel Calixto selaku reporter beIN Sports memberikan pandangannya terkait jalannya laga di Budapest.

Dominasi total yang diperlihatkan oleh tim tuan rumah membuat skuad asuhan tersebut tidak mampu mengembangkan pola permainan terbaik mereka hingga peluit panjang dibunyikan.

Secara statistik individu, mantan penyerang Liverpool itu sebenarnya sempat mencatatkan enam tembakan serta menciptakan empat peluang matang pada leg pertama. Akan tetapi, rekan-rekan setimnya gagal memanfaatkan peluang tersebut menjadi gol yang sangat dibutuhkan untuk membalikkan keadaan.

Menanggapi performa sang bintang di tengah keterbatasan tim, Sem Bagaskara dari Kompas.com turut memberikan analisisnya mengenai kontribusi pemain tersebut di lapangan.

Menanggapi performa sang bintang di tengah keterbatasan tim, Sem Bagaskara dari Kompas.com turut memberikan analisisnya mengenai kontribusi pemain tersebut di lapangan.

“Secara individu, Salah menunjukkan performa baik dengan menciptakan peluang, tetapi rekan-rekannya gagal memanfaatkannya”

Sem Bagaskara — netiz.id

Hasil akhir dari dua pertemuan ini memastikan langkah Trabzonspor di Liga Europa musim 2026-2027 resmi tertutup rapat dengan agregat 0-5. Walaupun demikian, kekalahan ini masih menyisakan peluang bagi mereka untuk melanjutkan kiprah di kompetisi Eropa melalui jalur UEFA Conference League, tergantung pada keputusan penataan kompetisi selanjutnya.

Bagi Mohamed Salah, hasil ini menjadi awal penjelajahan yang kurang ideal bersama klub barunya di kancah internasional. Sementara itu, Ferencváros berhak melangkah dengan percaya diri ke fase grup Liga Europa setelah sukses menyingkirkan lawannya dengan meyakinkan.

Sumber rujukan: netiz.id.

Menyiapkan ruang diskusi…
Lebih baru Lebih lama

ads

News