Belum Ada Kepastian Relokasi
Sekitar 140 pedagang Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, belum menerima kepastian mengenai rencana relokasi ke kawasan Lenteng Agung setelah kebakaran yang melanda pasar tersebut. Koordinator Pedagang Lapak Taman Puring, Asmun, menyatakan bahwa dalam audiensi dengan Wali Kota Jakarta Selatan pada Kamis (22/10), lokasi spesifik relokasi tidak disebutkan oleh pihak pemerintah. Para pedagang justru mengetahui wacana relokasi ke Lenteng Agung melalui pemberitaan media sosial. [S1]
Kekhawatiran Pedagang Terkait Jarak dan Pelanggan
Menurut Asmun, lokasi Lenteng Agung dinilai cukup jauh dari tempat tinggal sebagian pedagang yang bermukim di sekitar Kebayoran Lama dan Kebayoran Baru. Jarak tersebut dikhawatirkan dapat menambah biaya transportasi sehari-hari. Selain itu, relokasi juga berpotensi membuat pedagang kehilangan pelanggan tetap karena harus membangun kembali reputasi dan kepercayaan pembeli di lokasi baru dari nol di tengah kondisi ekonomi yang dinilai sedang sulit. [S1]
Jumlah Pedagang dan Harapan Revitalisasi
Sebelum kebakaran, jumlah pedagang dilaporkan mencapai lebih dari 500 orang, namun yang masih bertahan saat ini diperkirakan sekitar 140 orang karena sebagian kehilangan barang dagangan. Para pedagang berharap pemerintah tetap merealisasikan revitalisasi Pasar Taman Puring serta menyediakan ruang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah untuk melanjutkan kegiatan ekonomi mereka. Di sisi lain, kawasan Taman Puring juga direncanakan memiliki fungsi ruang publik dan pendidikan melalui proyek seperti Microlibrary Taman Puring dan RTH Taman Setara. [S1]
Rujukan:
- [S1] Pedagang Taman Puring belum terima kepastian relokasi ke Lenteng Agung (2026-10-25)