:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/gempa-Magnitudo-28-di-tenggara-Bitung-Sulawesi-Utara.jpg)
Wilayah perairan tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara, diguncang gempa bumi bermagnitudo 2,8 pada Selasa pagi (25/8/2026). Peristiwa tektonik ini mencatatkan kedalaman menengah di bawah permukaan laut perairan Minahasa.
Berdasarkan rekaman sistem pemantauan seismik, getaran tektonik tersebut terjadi tepat pada pukul 05:31:40 WIB. Pusat getaran terdeteksi berada di laut, berjarak cukup jauh dari kawasan pusat perkotaan Bitung.
Hasil analisis instrumen mengonfirmasi titik koordinat gempa berada pada 1,43 Lintang Utara dan 126,31 Bujur Timur. Pusat gempa bumi tersebut berjarak sekitar 132 kilometer di arah tenggara Bitung dengan kedalaman hiposentrum mencapai 41 kilometer.
Secara geografis, Kota Bitung terletak di bagian timur laut Semenanjung Minahasa, yang kawasan perairannya berhadapan langsung dengan zona tektonik aktif. Parameter magnitudo 2,8 mencerminkan besaran energi yang dilepaskan dari pusat gempa pada kedalaman tersebut.
Pengumuman resmi terkait parameter teknis guncangan tersebut disampaikan oleh otoritas terkait melalui saluran komunikasi digital.
“#Gempa Mag:2.8, 25-Aug-2026 05:31:40WIB, Lok:1.43LU, 126.31BT (132 km Tenggara BITUNG-SULUT), Kedlmn:41 Km #BMKG Disclaimer :Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data”
BMKG — Tribunnews
Penyampaian data pemantauan aktivitas gempa di wilayah Indonesia dilakukan secara berkala oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagai lembaga pemerintah yang memegang wewenang di bidang meteorologi dan geofisika.
Dalam mengabarkan peristiwa ini, pihak berwenang memberikan catatan khusus mengenai sifat pemrosesan data awal yang dirilis ke publik secepat mungkin setelah guncangan terdeteksi.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan memantau pemutakhiran data resmi dari otoritas meteorologi, mengingat pengolahan data awal dapat menyesuaikan seiring bertambahnya masukan data dari sensor seismik di sekitar kawasan Sulawesi Utara.
Sumber rujukan: Tribunnews, kaltara.tribunnews.com.