Agnez Mo Sambut Fan‑Cast sebagai Psylocke, Harapkan Peran di MCU X‑Men Reboot

Agnez Mo memegang ponsel, menatap layar, dengan latar belakang studio, mengekspresikan kegembiraan setelah tweet tentang Psylocke.
Agnez Mo memegang ponsel, menatap layar, dengan latar belakang studio, mengekspresikan kegembiraan setelah tweet tentang Psylocke.. Sumber foto: comicbookmovie.com.

Penyanyi‑penulis lagu Indonesia Agnez Mo kini menjadi sorotan internasional bukan hanya lewat musik, melainkan lewat peran aktingnya sebagai Lila dalam serial Prime Video “Reacher” musim keempat. Di tengah pujian atas penampilannya, Mo menambah percakapan dengan mengungkapkan antusiasme terhadap fan‑cast dirinya sebagai Psylocke, mutan psikis yang akan kembali muncul dalam proyek X‑Men Marvel Cinematic Universe (MCU).

Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari Marvel Studios, tweet Mo yang diposting pada 23 Agustus 2026 menandai keinginan publik dan artis untuk melihat karakter yang selama ini kurang terepresentasi di layar lebar mendapatkan wajah baru, khususnya dari Asia‑Pasifik.

Karakter Psylocke, atau Betsy Braddock, pertama kali muncul dalam komik X‑Men pada tahun 1976 dan sejak itu menjadi salah satu mutan paling ikonik. Di dunia film, tiga aktris pernah memerankannya: Mei Melançon dalam “X‑Men: The Last Stand” (2006), Olivia Munn dalam “X‑Men: Apocalypse” (2016), dan Aisha Hussein dalam “Deadpool & Wolverine” (2024). Munn mendapatkan sorotan terbesar karena durasi tampilannya yang paling lama dan kesetiaan visual terhadap komik, namun para penggemar tetap mengharapkan eksplorasi lebih dalam tentang latar belakang psikis dan kemampuan tempur karakter tersebut.

Fan‑cast Agnez Mo muncul setelah postingan resmi Marvel Studios di platform X (Twitter) yang menanyakan siapa yang publik ingin lihat memerankan Psylocke. Mo, yang baru-baru ini dikenal luas lewat peran Lila, langsung menanggapi dengan semangat. Dalam tweetnya, ia menuliskan, “Thanks! I’m just gonna put it out to the universe… Psylocke.” (Lihat kutipan lengkap pada bagian “quotes”). Reaksi ini memicu ribuan komentar dari netizen yang mendukung ide menampilkan seorang artis Asia‑Pasifik dalam peran utama X‑Men, sekaligus menyoroti keinginan Marvel untuk memperluas representasi geografis dalam saga mutan yang kini dijadwalkan hingga 2042.

Setelah melihat postingan Marvel yang menanyakan siapa yang publik inginkan memerankan Psylocke, Agnez Mo menanggapi dengan antusias melalui tweet.

“Terima kasih! Saya akan mengirimkan ini ke alam semesta… Psylocke. @MarvelStudios @Marvel 💜 (Meskipun @BoinkBuzz itu gambar AI saya 😫)”

AGNEZ MO — comicbookmovie.com

Rencana MCU X‑Men dan Potensi Psylocke

Pengumuman resmi pada acara D23 pada akhir Juni 2026 menampilkan sejumlah pemeran utama untuk film X‑Men pertama dalam alam semesta MCU. Kit Connor akan memerankan Cyclops, Christopher Abbott sebagai Profesor Charles Xavier, Samara Weaving sebagai Emma Frost, Inde Navarrette sebagai Rogue, Maya Boyd sebagai Storm, dan Sadie Sink sebagai Jean Grey. Meskipun Psylocke tidak termasuk dalam daftar utama, produser dan penulis skenario yang terlibat—antara lain Sonny Lee Sung Jin dan Joanna Calo—telah menyatakan niat untuk mengeksplorasi karakter‑karakter mutan yang belum banyak terangkat, termasuk yang berasal dari wilayah Asia‑Pasifik.

Kevin Feige, presiden Marvel Studios, menegaskan dalam wawancara pasca‑acara bahwa akuisisi hak X‑Men bukan sekadar menambahkan Wolverine atau Deadpool, melainkan membangun sebuah “universe multi‑stage saga”. Ia menambahkan, “The X‑Men have many unexplored characters from the Asia‑Pacific region, particularly China, which we’re very eager to explore.” Pernyataan ini memberi sinyal bahwa Marvel membuka peluang bagi talent regional, termasuk Agnez Mo, untuk berpartisipasi dalam fase selanjutnya saga mutan.

Sementara jadwal produksi film X‑Men pertama diperkirakan dimulai pada akhir 2027, para penggemar menantikan pengumuman tambahan tentang karakter pendukung. Jika Marvel memutuskan menambahkan Psylocke pada film kedua atau spin‑off, kehadiran Agnez Mo dapat menjadi langkah strategis untuk menarik pasar Indonesia dan Asia‑Pasifik secara lebih luas. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai casting Psylocke, sehingga spekulasi tetap berada di ranah fan‑theory.

Meskipun masih bersifat spekulatif, respon positif Agnez Mo terhadap fan‑cast Psylocke menambah warna pada diskusi tentang diversifikasi karakter dalam MCU. Seiring Marvel melanjutkan rencana ambisiusnya untuk mengintegrasikan X‑Men ke dalam alam semesta filmnya, kehadiran artis Asia‑Pasifik seperti Mo dapat menjadi jembatan penting antara industri hiburan Barat dan pasar penonton yang terus berkembang di wilayah tersebut. Bagi para penggemar, harapan akan penampilan Psylocke yang lebih autentik dan representatif kini terasa lebih nyata, menunggu keputusan resmi dari studio.

Sumber rujukan: comicbookmovie.com.

Menyiapkan ruang diskusi…
Lebih baru Lebih lama

ads

News