Dorongan Percepatan Pengerjaan
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Kasatgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong kementerian dan lembaga agar mempercepat pengerjaan kegiatan yang sedang berjalan. Pengerjaan tersebut diharapkan selesai sebelum 31 Desember 2026. [S1]
Rapat Koordinasi di Jakarta
Pernyataan tersebut disampaikan Tito usai mengikuti Rapat Koordinasi Tingkat Menteri mengenai Progres Pelaksanaan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta, pada hari Selasa. [S1]
Tahapan Penanganan Bencana
Tito menjelaskan bahwa penanganan bencana sebelumnya telah melalui tahap tanggap darurat yang berfokus pada evakuasi, penanganan korban, dan penyelamatan nyawa, sebelum berlanjut ke masa transisi darurat. Pada tahap tanggap darurat, Presiden Prabowo Subianto mengerahkan berbagai kekuatan nasional termasuk TNI, Polri, BNPB, Basarnas, dan pemerintah daerah, serta memberikan anggaran awal belanja tidak terduga tambahan sebesar Rp268 miliar. [S1]
Kondisi Pemulihan Infrastruktur dan Layanan
Pada tahap pemulihan, sebagian besar aktivitas pemerintahan di daerah terdampak telah kembali berjalan. Kabupaten Aceh Tamiang yang sebelumnya mengalami gangguan berat kini mulai pulih. Pasokan listrik, BBM, LPG, dan layanan internet relatif kembali normal, sementara rumah sakit umum dan puskesmas juga telah berfungsi, meski masih terdapat enam puskesmas pembantu di Sumatera Utara yang rusak atau hilang. [S1]
Sektor Pendidikan dan Pembangunan Jembatan
Di sektor pendidikan, kegiatan belajar-mengajar telah kembali berjalan, dengan 99 dari 4.922 satuan pendidikan terdampak masih melaksanakan pembelajaran di kelas darurat. Penanganannya ditangani oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Kementerian PU dan TNI AD. TNI AD dan Polri juga tercatat telah membangun ratusan jembatan di wilayah terdampak. [S1]
Tantangan dan Target Kegiatan
Meskipun berbagai layanan mulai pulih, hujan berintensitas tinggi masih memicu banjir dan longsor susulan di sejumlah wilayah. Oleh karena itu, Tito meminta kementerian dan lembaga yang memperoleh alokasi anggaran untuk mempercepat pelaksanaan perbaikan sekolah, rumah, jalan, jembatan, serta fasilitas ekonomi agar manfaatnya segera dirasakan warga. [S1]
Rujukan:
- [S1] Satgas PRR: Percepat pengerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi Sumatera (2026-10-27)