Pentingnya Pelatihan dan Akses Kerja
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya pelatihan kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri dan akses terhadap pekerjaan layak agar generasi muda memiliki kesempatan membangun kemandirian ekonomi. Wamenaker menyatakan bahwa pelatihan dan akses kerja berperan dalam memperluas kesempatan generasi muda memperoleh pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan. [S1]
Upaya Perluasan Akses Kerja
Afriansyah menjelaskan bahwa upaya memperluas akses kerja dilakukan melalui pemagangan nasional, penyediaan informasi pasar kerja, pelindungan hak pekerja, serta perluasan kesempatan memperoleh pekerjaan layak yang inklusif. Salah satu upaya mempersiapkan generasi muda memasuki dunia kerja dilakukan melalui pelatihan vokasi di Balai Latihan Kerja (BLK). [S1]
Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi
Pelatihan di Balai Latihan Kerja mencakup pengembangan keterampilan, pelatihan ulang, dan sertifikasi kompetensi agar peserta memiliki bekal yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Kementerian Ketenagakerjaan juga menghadirkan layanan pelatihan melalui platform SIAPkerja. Wamenaker menyatakan harapan agar pelatihan yang dapat diakses secara terbuka ini dapat meningkatkan keterampilan dan kompetensi yang selaras dengan dunia industri. [S1]
Kerja Sama dengan Berbagai Pihak
Untuk menyelaraskan kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri, Kementerian Ketenagakerjaan memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan dunia usaha. Kolaborasi ini diarahkan agar materi pelatihan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja sehingga peserta memiliki keterampilan yang relevan dengan pekerjaan yang tersedia. [S1]
Rujukan:
- [S1] Wamenaker tegaskan pentingnya pelatihan-akses kerja bagi anak muda (2026-10-29)